Lihat Bintang dan Sejuknya Udara

Kebijaksanaan meliputi semuanya. Hal itu muncul ketika hati kita murni, tanpa dicampuri dengan dendam dan dilema.

Tepat ketika kita keluar rumah untuk pertama kali, dalam menunaikan aktivitas kita, pasti (kalau tidak lupa) mengucapkan doa berikut:

Bismillahitawakaltu ‘alallahi laahaulaa walaa quwwata illa billah

Benar?

Dalam doa kita, senantiasa Allah mengingatkan kita untuk tetap bertawakkal kepada Allah, pasrah kepada Allah atas apa yang sudah kita alami dan belum kita alami. Apalagi untuk hari ini. Apa yang sudah kita katakan, adalah semacam motivasi terhadap diri. Bahwa peran Allah dalam kehidupan kita adalah sangat besar bahkan 100% dari jatah pikiran kita. Pikiran untuk meraih keduniawian.

Menurut saya, ketika kita melafadzkan doa tersebut, secara langsung ataupun tidak, kita akan merasakan suatu kekuatan yang berbeda, dibanding ketika kita hanya keluar tanpa mengucapkan apa apa.

Bagi saya, kekuatan doa sangat mempengaruhi kehidupan saya. Bahkan bisa merubah suasana hati saya.

Sering saya dilema, terutama ketika kita terlalu berharap kepada makhluk Allah yang lemah. Padahal ciptaan Allah tidak akan bisa memberikan seperti yang Allah berikan.

Dengan pemahaman itu, saya pun mencoba untuk memasrahkan apapun, kepada Allah dan berusaha untuk tidak berpaling dari cinta Allah..

2 thoughts on “Lihat Bintang dan Sejuknya Udara”

  1. segala Hidup dan yang ada pada kita hanyalah milik dan atas kuasa/ijin Allah swt, seharusnya dan selayaknya kepada Nya lah kita menyebah dan berharap …
    Optimisme dan selalu berusaha memberikan yang terbaik …………………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *