Relepansi antara pup, kentut, dan upil

Yah..

Beberapa hari ini, saya menyempatkan untuk berpikir. Apa yang harus saya lakukan, ketika menemukan kepiting terdampar di tengah jalan. Jalan raya tepatnya.

Apakah saya harus menyebrangkannya, atau saya biarkan kepiting itu berada di tengah-tengah.

Sebenarnya, saya baru tahu kalau ada kepiting di jalan itu pas saya tengah mengendarai motor saya dan menghindari kepiting itu.

Saya masih beruntung, karena saya tidak menabrak atau melindasnya. Karena bisa jadi, ada orang iseng yang mengakui kepiting itu miliknya dan meminta ganti rugi kepada saya jika memang terjadi kejadian saya menabrak kepiting itu.

Beberapa hari sebelum kejadian itu terjadi, saya sempat mengantar sepupu saya berbelanja makanan dan sandang menyambut hari raya idul fitri.

Sepupu saya kemudian membonceng kakak saya. Dan anaknya, yang masih sekolah di TK B semampir, membonceng saya dengan bantuan tali untuk mengikat saya dengan dia. Ibunya sedikit khawatir kalau kalau dia terjatuh karena tertidur di atas motor.

Oke

Di tengah perjalanan, posisi jalan raya sedang ramai sekali. Nah.. setiap 1 km, anak dari sepupuku (biar enak panggil aja fafa ya), pasti teriak teriak..

BUNDAAA.. BUNDAAA.. HEHEHE…

Gitu tiap berapa jarak sekali

Ibunya yang di depan, cuman bilang.. “sssttt.. iya iya.. nanti ya teriak teriaknya.. jangan di jalan..” 

Namanya juga anak terpisah dari bundanya, kangen donk.

Sembari saya asik menyetir motor, fafa kembali teriak teriak. Tapi bukan ke bundanya, ke aku.

“BU DHE! BU DHE…!” 

“I yaa.. apa fa..” aku Jawab teriakannya.

“BU DHEEE!…”

“Apaaa??” Aku teriak lagi

“SENDALKU JATUHHH SATUU…”

Busyet dah! Di situasi yang super rame ini, di tengah jalan, ada insiden sandalnya jatuh. Saya liat ke spion, spertinya belakang motor saya banyak kendaraan dan lumayan rame. Mau berhenti, kan nanggung, dan ribet. Akhirnya aku bablas aja, gak stop ataupun gak ngambil sandalnya.

Aku bilang,”Nanti beli aja ya yang baru.. ” 

Oke.. apa relepansinya dengan pup, kentut, dan upil?

Seperti halnya dengan sandal itu, pup, kentut, upil ada di diri kita. Terkadang secara sengaja ataupun tidak sengaja ketiga benda itu akan keluar meninggalkan badan kita. Dan kita harus ikhlas melepasnya. Kalau tidak, ya… kayak sandal itu, nggak bisa kita ambil. Kalau di ambil juga, kita bakal beli baru.

Ini relepansi versi orang gila ya gini

Jadi jangan terlalu serius menanggapinya

Selamat berbukaaaa :3

4 thoughts on “Relepansi antara pup, kentut, dan upil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *