Menjadi Bapak

Masa kecil, masa yang berapi api. Masa kesenangan dan kebahagiaan menyelimuti.

Namun, ketika itu, ketika semua terjadi, kita susah merasakan apa yang menjadi kegelisahan bapak.

Bapak..

Dengan segala kewibawaannya, ingin mendidik anaknya menjadi pribadi yang mandiri.

Bapak..

Diam membela ketika anaknya terkena perkara

Bapak..

Menghabiskan tenaganya untuk bekerja mencari nafkah

Tak bisa kita rasakan betapa lelahnya beliau, dan sampai sekarang pun kelelahan itu bisa ditutupi dengan manis oleh beliau

Ketika kita dewasa.. bisa mencari penghidupan.. bisa mencari nafkah ..

Lupa seketika.. bahwa bapak juga perlu kita bahagiakan. Tidak hanya ibu saja..

Beliau memang tidak bicara meminta

Meminta apa yang dia inginkan

Beliau hanya Diam tanpa kata

Berusaha bahagia di raut mukanya

Merasa bahwa tidak ada yang perlu diperhatikan

Tapi di hatinya, pasti beliau menampakan kesedihan yang mendalam,

Bahwa tahu, anaknya tidak ingat akan jasa dan kasih sayang beliau,

Sebenarnya sederhana

Beliau hanya ingin dibahagiakan oleh anaknya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *