Anxiety

Berbulan bulan yang lalu, dia terpuruk, tenggelam dengan kekecewaan yang dia alami. Masa kecil yang suram, keluarga yang tidak mendukung dia, mengekang dia, cinta yang pupus dan tak kembali padanya, dan kasih sayang yang tidak dia dapatkan sepenuhnya. Kejadian itu memberikan dampak gelap bagi hatinya, pikirannya, dan perutnya. Setiap hari dia harus mengalami konflik batin dan konflik jiwa. Dan dia harus menahan sakit setiap petang menjelang. Sakit yang berkepanjangan tiada habisnya.

“Deg deg deg… “ anxiety disorder yang dia alami sekarang, seperti yang dokter bilang kepadanya, menjadi bom waktu yang sewaktu waktu kambuh membayangi dia dan menakuti pikirannya. Continue reading “Anxiety”

Komplikasi

Terlihat ada sebuah pesawat dengan bentuk piring, terbang mengitari sebuah rumah. Salah satu awak pesawat mendesah, “aku benci mencari kerja!” 

Sahabat awak tersebut mendengar dan menimpali desahannya,“aku lebih benci lagi manusia” 

Kedua awak pesawat itu rupanya tengah singgah di bumi untuk mencari pengganti bahan bakar pesawat mereka dengan bahan bakar yang ada di bumi. Sempat mereka meneliti beberapa abad, bahan yang sesuai dengan bahan bakar mereka di planet maku maku. Dan mereka menemukannya di bumi belahan selatan.  Continue reading “Komplikasi”

Relepansi antara pup, kentut, dan upil

Yah..

Beberapa hari ini, saya menyempatkan untuk berpikir. Apa yang harus saya lakukan, ketika menemukan kepiting terdampar di tengah jalan. Jalan raya tepatnya.

Apakah saya harus menyebrangkannya, atau saya biarkan kepiting itu berada di tengah-tengah.

Sebenarnya, saya baru tahu kalau ada kepiting di jalan itu pas saya tengah mengendarai motor saya dan menghindari kepiting itu. Continue reading “Relepansi antara pup, kentut, dan upil”

Menukar Uang Baru

Sebelah tempat dudukku saat ini sedang memegang uang, dan menghitung recehan. Raut mukanya menunjukkan keseriusan yang berarti. Panggilan akrabnya Dy, dan dia suka sekali memakai kacamata. Namun, bukan berarti jika kamu menemukan seseorang yang berkacamata itu pasti Dy. Bukan.. Jadi, bersabar saja jika kamu ingin bertemu dengan Dy, dan meminta uang recehannya.

Sementara dia menghitung uang, aku sebagai pengganti sementara partnernya yang sekarang tengah cuti hamil, membantu menjadi petugas pengembalian dan peminjaman buku di sebuah perpustakaan ternama. Tidak perlu saya sebutkan namanya, toh kamu pasti tidak berminat kesini. Continue reading “Menukar Uang Baru”

Mencari Jejak Bolpoin

Kemarin sore, hujan

hujannya lumayan membasahi sebagian tikar yang kami gelar di depan sebuah masjid besar di kota kami. Sayup sayup terasa dingin menusuk kalbu.

Sementara penjual kaki lima yang ada di sekeliling kami mencari sesuatu untuk menutupi kepala dan dagangan mereka dari hujan yang begitu lebat. Buru buru, plastik yang mereka bawa digelar dan keresek kecil digunakan untuk menutupi sebagian kepala mereka. Katanya, agar kepala tidak kena air hujan yang nantinya bakal menjadi asal muasal mereka demam. Continue reading “Mencari Jejak Bolpoin”

He was 99

Seperti biasa, dia memasang tali sepatu sebelah kanan kemudian tali sepatu sebelah kiri. Dia buka pintu rumah dan mengucapkan salam kepada orang rumah. Memulai dengan melangkahkan kaki kiri dan kemudian kanan, dia menancapkan kunci motor dan kemudian menyalakan motor sambil memasang helm biru ke kepalanya. Penuh dengan perjuangan ketika dia menyalakan motor setengah bututnya, karena motor tersebut sudah menjadi kebanggaannya dulu dimulai sejak dia pertama kali mendapatkan KTP dan SIM secara bersamaan. Continue reading “He was 99”

Kalau Dia Bercerita, Bagaimana Nanti

Kalau dia bercerita disini, apakah kau akan mendengarnya? Apakah kau akan menyimaknya?

Dia disitu hanya sebagai pemeran pembantu yang tak punya posisi di setiap scene filmnya. Hanya diskriminasi dari beberapa rekan kerjanya yang egois dan sombong melebihi kesombongan Qarun yang ketika itu terjebak dalam hartanya.

Continue reading “Kalau Dia Bercerita, Bagaimana Nanti”