Anxiety

Berbulan bulan yang lalu, dia terpuruk, tenggelam dengan kekecewaan yang dia alami. Masa kecil yang suram, keluarga yang tidak mendukung dia, mengekang dia, cinta yang pupus dan tak kembali padanya, dan kasih sayang yang tidak dia dapatkan sepenuhnya. Kejadian itu memberikan dampak gelap bagi hatinya, pikirannya, dan perutnya. Setiap hari dia harus mengalami konflik batin dan konflik jiwa. Dan dia harus menahan sakit setiap petang menjelang. Sakit yang berkepanjangan tiada habisnya.

“Deg deg deg… “ anxiety disorder yang dia alami sekarang, seperti yang dokter bilang kepadanya, menjadi bom waktu yang sewaktu waktu kambuh membayangi dia dan menakuti pikirannya. Continue reading “Anxiety”

Kalau Dia Bercerita, Bagaimana Nanti

Kalau dia bercerita disini, apakah kau akan mendengarnya? Apakah kau akan menyimaknya?

Dia disitu hanya sebagai pemeran pembantu yang tak punya posisi di setiap scene filmnya. Hanya diskriminasi dari beberapa rekan kerjanya yang egois dan sombong melebihi kesombongan Qarun yang ketika itu terjebak dalam hartanya.

Continue reading “Kalau Dia Bercerita, Bagaimana Nanti”